Didalam Surah Al-Anbiya' ayat 32 yang bermaksud: maka peratusan laut adalah 32/45 X 100 = 71.11111111 atau 70 peratus manakala peratusan daratan adalah 13/45 X 100 = 28.88888889 atau 30 peratus. 7 lautan utama yang terdapat di bumi: Lautan Artik. Lautan Antartik. Menariknya tatkala manusia mengkaji ciri-ciri kejadian elemen logam 26 Pasal 28 B ayat (1), Pasal 28 D ayat (4), Pasal 28 E ayat Nomor 32); 4. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1992 tentang Keimigrasian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 33, Peristiwa Kependudukan adalah kejadian yang dialami Penduduk yang harus dilaporkan karena membawa akibat BAHAGIANA (MEMINDAHKAN MAKLUMAT) 1. Bahagian ini memerlukan murid memindahkan maklumat yang terdapat dalam bentuk ayat. 2. Murid dikehendaki membina lima ayat yang gramatis berdasarkan gambar yang diberi. 3. Ayat-ayat yang dibina haruslah menggunakan kosa kata yang meluaskan dan tepat berdasarkan bahan rangsangan yang diberi. 4. KL1863 TB: Sebab itu ia pergi kepada Ismael dan mengambil Mahalat menjadi isterinya, di samping kedua isterinya yang telah ada. Mahalat adalah anak Ismael anak Abraham, adik Nebayot. PenggunaanHak Cipta dan Hak Terkait dalam sarana multimedia untuk merespon perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Undang-undang (UU) ini mulai berlaku pada tanggal 16 Oktober 2014. Ketentuan lebih lanjut mengenai pemberian Royalti untuk penggunaan secara komersial sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah. Goforth and figure 14 years before Joseph was born, plus the 30 years of Joseph's age, plus the 9 years from the time he became ruler until Jacob came. The total is 53. And when he [Jacob] left his father, he was 63, totaling 116. Yet he said [to Pharaoh, "I am] one hundred and thirty years old.". MzJSe. 32Yakub takut bertemu dengan Esau321-21 1Yakub melanjutkan perjalanannya, lalu bertemulah malaikat-malaikat Allah dengan dia. 2Ketika Yakub melihat mereka, berkatalah ia ”Ini bala tentara Allah.” Sebab itu dinamainyalah tempat itu Mahanaim. 3Sesudah itu Yakub menyuruh utusannya berjalan lebih dahulu mendapatkan Esau, kakaknya, ke tanah Seir, daerah Edom. 4Ia memerintahkan kepada mereka ”Beginilah kamu katakan kepada tuanku, kepada Esau Beginilah kata hambamu Yakub Aku telah tinggal pada Laban sebagai orang asing dan diam di situ selama ini. 5Aku telah mempunyai lembu sapi, keledai dan kambing domba, budak laki-laki dan perempuan, dan aku menyuruh memberitahukan hal ini kepada tuanku, supaya aku mendapat kasihmu.” 6Kemudian pulanglah para utusan itu kepada Yakub dan berkata ”Kami telah sampai kepada kakakmu, kepada Esau, dan ia pun sedang di jalan menemui engkau, diiringi oleh empat ratus orang.” 7Lalu sangat takutlah Yakub dan merasa sesak hati; maka dibaginyalah orang-orangnya yang bersama-sama dengan dia, kambing dombanya, lembu sapi dan untanya menjadi dua pasukan. 8Sebab pikirnya ”Jika Esau datang menyerang pasukan yang satu, sehingga terpukul kalah, maka pasukan yang tinggal akan terluput.” 9Kemudian berkatalah Yakub ”Ya Allah nenekku Abraham dan Allah ayahku Ishak, ya Tuhan, yang telah berfirman kepadaku Pulanglah ke negerimu serta kepada sanak saudaramu dan Aku akan berbuat baik kepadamu – 10sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai Yordan ini, tetapi sekarang telah menjadi dua pasukan. 11Lepaskanlah kiranya aku dari tangan kakakku, dari tangan Esau, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu dengan anak-anaknya. 12Kej. 2217 Bukankah Engkau telah berfirman Tentu Aku akan berbuat baik kepadamu dan menjadikan keturunanmu sebagai pasir di laut, yang karena banyaknya tidak dapat dihitung.” 13Lalu bermalamlah ia di sana pada malam diambilnyalah dari apa yang ada padanya suatu persembahan untuk Esau, kakaknya, 14yaitu dua ratus kambing betina dan dua puluh kambing jantan, dua ratus domba betina dan dua puluh domba jantan, 15tiga puluh unta yang sedang menyusui beserta anak-anaknya, empat puluh lembu betina dan sepuluh lembu jantan, dua puluh keledai betina dan sepuluh keledai jantan. 16Diserahkannyalah semuanya itu kepada budak-budaknya untuk dijaga, tiap-tiap kumpulan tersendiri, dan ia berkata kepada mereka ”Berjalanlah kamu lebih dahulu dan jagalah supaya ada jarak antara kumpulan yang satu dengan kumpulan yang lain.” 17Diperintahkannyalah kepada yang paling di muka ”Apabila Esau, kakakku, bertemu dengan engkau dan bertanya kepadamu Siapakah tuanmu? dan ke manakah engkau pergi? dan milik siapakah ternak yang di depanmu itu? – 18jawablah milik hambamu Yakub; inilah persembahan yang dikirim kepada tuanku Esau, dan Yakub sendiri pun ada di belakang kami.” 19Begitulah diperintahkannya baik kepada yang kedua maupun kepada yang ketiga dan kepada sekalian orang yang berjalan menggiring kumpulan hewan itu, katanya ”Seperti perkataanku tadilah kamu katakan kepada Esau, apabila kamu berjumpa dengan dia; 20dan kamu harus mengatakan juga Hambamu Yakub sendiri ada di belakang kami.” Sebab pikir Yakub ”Baiklah aku mendamaikan hatinya dengan persembahan yang diantarkan lebih dahulu, kemudian barulah aku akan melihat mukanya; mungkin ia akan menerima aku dengan baik.” 21Jadi persembahan itu diantarkan lebih dahulu, tetapi ia sendiri bermalam pada malam itu di tempat Yakub dengan Allah3222-32 22Pada malam itu Yakub bangun dan ia membawa kedua isterinya, kedua budaknya perempuan dan kesebelas anaknya, dan menyeberang di tempat penyeberangan sungai Yabok. 23Sesudah ia menyeberangkan mereka, ia menyeberangkan juga segala miliknya. 24Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing. 25Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu. 26Lalu kata orang itu ”Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing.” Sahut Yakub ”Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku.” 27Bertanyalah orang itu kepadanya ”Siapakah namamu?” Sahutnya ”Yakub.” 28Kej. 3510 Lalu kata orang itu ”Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.” 29Bertanyalah Yakub ”Katakanlah juga namamu.” Tetapi sahutnya ”Mengapa engkau menanyakan namaku?” Lalu diberkatinyalah Yakub di situ. 30Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya ”Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!” 31Lalu tampaklah kepadanya matahari terbit, ketika ia telah melewati Pniel; dan Yakub pincang karena pangkal pahanya. 32Itulah sebabnya sampai sekarang orang Israel tidak memakan daging yang menutupi sendi pangkal paha, karena Dia telah memukul sendi pangkal paha Yakub, pada otot pangkal pahanya. Terjemahan Baru Bible © Indonesian Bible Society 1974, Selebihnya Tentang Alkitab Terjemahan Baru Lalu kata orang itu ”Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.” Posted on 13/02/2022 In QnA Ditulis oleh Pdt. Yakub Tri Handoko Leave a comment Salah satu kisah yang cukup terkenal di dalam Alkitab adalah pergulatan Yakub dengan Allah. Pada suatu malam ada seorang pria bergulat dengan Yakub. Selama proses pergulatan ini Yakub akhirnya menyadari bahwa dia telah bergulat melawan Allah dan memang Kej. 3228, 30. Dari kisah ini kita juga tahu perubahan nama dari “Yakub” menjadi “Israel” Kej. 3228. Peristiwa ini sangat menarik sekaligus membingungkan. Sangat menarik, karena Allah biasanya berbicara melalui mimpi atau malaikat. Tidak ada sentuhan ragawi yang begitu intens seperti dalam sebuah pergulatan. Membingungkan, karena yang menang dalam pergulatan ini adalah Yakub. Apakah kemenangan ini berarti Yakub lebih kuat daripada Allah? Apa makna kisah ini bagi pembaca Alkitab sekarang? Untuk memahami kisah ini dengan baik, kita perlu mengingat seluruh kehidupan Yakub dari awal sampai kisah pergulatannya. Yakub memang pegulat sejak dari kandungan. Namanya berarti “pemegang tumit” Kej. 2526. Walaupun dia sudah dinubuatkan sebagai penerima hak kesulungan, dia tetap mengupayakan hal itu dengan tangannya sendiri. Dia menipu kakak Kej. 2529-34 dan ayahnya Kej. 271-29. Perjalanan hidup Yakub selanjutnya tetap berputar di sekitar konflik. Dia terpaksa melarikan diri karena akan dibunuh oleh Esau, kakaknya Kej. 2741-46. Di rumah Laban, pamannya, dia juga menghadapi pertikaian dengan ayah mertua Kej. 2923-27 dan saudara-saudara iparnya Kej. 311-2. Melalui pimpinan Allah Yakub akhirnya melarikan diri dari Laban dan kembali ke tempat asalnya Kej. 313. Keputusan ini meletakkan dia pada dua bahaya di belakang ada Laban yang akan mengejar, di depan ada Esau yang memiliki dendam kesumat. Tidak heran jika Yakub sangat takut dan tertekan. Menariknya, dalam keadaan tertekan seperti ini pun dia masih mengupayakan semua dengan tangannya sendiri. Dia sudah mengatur strategi untuk menyuap Esau supaya amarahnya reda. Dia memastikan bahwa orang terakhir yang akan dijumpai oleh Esau adalah dirinya. Seluruh budak dan keluarganya sudah disuruh maju ke depan mendahului dia. Dia memang pejuang sejati. Dia ingin memastikan segala sesuatu berada dalam tangannya. Di tengah kondisi seperti inilah Allah menjumpai dia. Seperti sudah ditebak, Yakub tetap berusaha menunjukkan kegagahannya bdk. Hos. 124. Pada akhirnya peristiwa ini sungguh-sungguh mengubahkan Yakub. Dia menyadari kelemahannya. Dia menangis dan memohon belas kasihan Hos. 125. Dia belajar untuk kembali kepada Allah dengan sepenuhnya, yaitu belajar untuk menantikan Allah senantiasa dan tidak menentukan semua dengan usahanya sendiri Hos. 127. Dia menyadari kasih karunia Allah secara penuh dalam hidupnya. Dia melihat Allah tetapi tidak mengalami kematian Kej. 3230. Dia tidak ingin ditinggalkan sendirian tanpa berkat Tuhan Kej. 3226-29. Kepincangannya menjadi bukti tentang kelemahannya, tetapi sekaligus kemenangannya. Inilah kemenangan yang sesungguhnya. Yakub akhirnya memahami dan menyandarkan diri sepenuhnya pada kasih karunia Allah. Dia perlu menantikan Allah dengan tenang. Makna kisah ini bagi kita sekarang ada banyak. Kisah ini mengajar kita untuk meyakini janji Tuhan. Walau terlihat lambat tapi penggenapan janji Tuhan tidak pernah terlambat. Semua upaya manusia yang bertabrakan dengan kehendak Allah harus dihindari. Jalan keluar yang tidak benar seringkali menjadi jalan masuk kepada persoalan yang lebih besar. Kemenangan kita terjadi pada saat kita menyadari kelemahan kita. Saat kita menjumpai diri kita yang sebenarnya di titik yang paling rendah, di situlah kita telah menikmati Allah dengan semua keindahan-Nya. Meminjam istilah Paulus, ketika kita lemah, kita kuat 2Kor. 1210. Dalam kelemahan kita kuasa Kristus menjadi sempurna 2Kor. 129. Soli Deo Gloria. Lalu kata orang itu “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.” Kejadian 3228 TB Seumur hidup Yakub dipenuhi dengan drama kehidupan penuh intrik penipuan, strategi-strategi kelicikan dan ketidakjujuran yang tidak ada habisnya. Yakub membuka lembaran hitam ketidakjujuran dalam hidupnya dengan menyiasati kakaknya dan menipu ayahnya. Karena itu ia terpaksa keluar dari rumahnya yang aman dan nyaman, dan harus berjuang menghidupi dirinya sendiri. Memasuki babak kedua hidupnya di rumah pamannya, Laban, kehidupan Yakub bagai berada di tengah medan perang urat syaraf. Dimana Yakub seolah-olah harus selalu siaga saling siasat menyiasati dengan Laban, setelah mendapati dirinya ditipu berkali-kali oleh pamannya itu. Namun, sebagai pewaris Hak Kesulungan dari kakeknya, Abraham, dan ayahnya, Ishak, Yakub tetap hidup dalam penyertaan TUHAN. Bacaan Firman dari Kejadian 32 menceritakan bahwa dalam keadaan tidak siap karena sangat kelelahan, Yakub diserang oleh seseorang yang tiba-tiba datang lalu bergulat dengannya. Yakub jelas berada dalam kondisi sangat lelah, karena menyeberangkan para istri dan gundiknya, dan anak-anaknya, dan seluruh hartanya, tentunya bukan perkara mudah. Namun kehidupan telah mengajarkan kepada Yakub bahwa ia harus terus berjuang mempertahankan diri, dan itulah yang membuat Yakub bertahan sekuat tenaga. Yang tidak biasa dari kisah tersebut ialah, setelah pergulatan berakhir dan orang tersebut hendak meninggalkannya, Yakub malah menahan untuk meminta berkat. Dan lebih aneh lagi karena bukannya menjawab atau memberkati, orang itu malah menanyakan nama Yakub dan kemudian mengganti namanya menjadi Israel. Jika kita mencermati kisah ini, kita akan menyadari sesungguhnya dalam keadaan lelah seharusnya Yakub akan mudah dikalahkan. Apalagi setelahnya kita tahu bahwa yang bergulat dengan Yakub adalah TUHAN. Tidak mungkin bukan, TUHAN dikalahkan oleh Yakub. Dari sini kita melihat bahwa sesungguhnya TUHAN bukan mau mengalahkan Yakub, tetapi TUHAN bergulat untuk mengganti identitas Yakub. Versi Alkitab KJV menuliskan “And he said, Thy name shall be called no more Jacob, but Israel for as a prince hast thou power with God and with men, and hast prevailed.” Identitas Yakub yang adalah seorang penipu, diubah menjadi pahlawan pemenang. Dari kisah ini kita belajar bahwa TUHAN selalu menyiapkan hal terbaik bagi kita. Tetapi untuk mendapatkannya, mungkin kita harus melewati pergumulan yang berat, tidak mudah, dan di saat yang tidak tepat bagi kita. Tetapi melalui pergumulan yang kita hadapi, Paradigma kita tentang berkat, tentang kehidupan kita, tentang pelayanan dan tentang segala hal, akan berubah sesuai visi TUHAN bagi kita. Dan ingat, di akhir setiap pergumulan, kita pasti menerima berkat yang IA sudah sediakan khusus bagi kita secara pribadi. bless!

kejadian 32 ayat 28